Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi

By Aurelia

Ekspor Satu Pintu: Strategi Penyelamatan Devisa atau Awal Monopoli Negara?

Pemerintah mulai mengarah pada pembentukan sistem ekspor satu pintu sebagai bagian dari transformasi besar tata kelola perdagangan komoditas nasional. Melalui skema ini, negara tidak lagi hanya bertindak sebagai

By Zikri Habibi
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

Cadangan Devisa Juni Naik Jadi US$ 145,6M, Apa Artinya Bagi Rupiah?

Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia kembali meningkat pada akhir Juni 2026 menjadi US$145,6 miliar, naik dari US$144,9 miliar pada Mei. Kenaikan sebesar US$0,7 miliar ini menjadi yang pertama sepanjang 2026 setelah cadangan devisa mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut. Dalam keterangannya, BI menyebut kenaikan cadangan devisa didorong oleh penerimaan pajak dan jasa, meskipun pada saat yang sama pemerintah

MSCI Masih Bekukan Saham Indonesia di Review Agustus!

Penyedia indeks global MSCI Inc kembali mempertahankan pembekuan penyesuaian saham Indonesia dalam MSCI Global Investable Market Indexes pada review Agustus 2026. Keputusan tersebut membuat tidak ada penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) maupun kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS) yang selama ini menjadi salah satu pemicu masuknya dana asing pasif ke pasar

Indonesia-Singapura Teken 26 Kesepakatan, Apa Saja?

Indonesia dan Singapura menyepakati 26 kerja sama strategis dalam agenda Leaders' Retreat yang mempertemukan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kesepakatan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari energi, perdagangan, ekonomi digital, pertahanan, hingga pengembangan sumber daya manusia. Presiden Prabowo menyampaikan pertemuan tahunan kedua negara berlangsung produktif dan menghasilkan berbagai capaian konkret

Siap-siap! Dua Saham IPO Listing di Bursa Hari Ini

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan dua emiten baru pada hari ini, Selasa (7/7/2026), yakni PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Keduanya resmi memulai perdagangan setelah menyelesaikan proses distribusi saham kepada investor pada Senin (6/7/2026). Kehadiran dua emiten tersebut menambah daftar perusahaan yang melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) sepanjang 2026. JELI akan

Cadangan Devisa RI Juni 2026 Diproyeksi Turun

Posisi cadangan devisa Indonesia pada Juni 2026 diperkirakan kembali mengalami tekanan seiring masih besarnya kebutuhan valuta asing, berlanjutnya arus modal keluar (capital outflow), serta melemahnya kinerja sektor eksternal. Kondisi tersebut dinilai dapat membatasi ruang Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global. Sejumlah ekonom memperkirakan cadangan devisa masih akan berada di bawah tekanan setelah pada

IHSG Hijau, Tapi Likuiditas Masih Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memperpanjang penguatan pada perdagangan Senin (6/7/2026) dengan ditutup naik 0,69% ke level 5.916. Meski demikian, reli tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pulihnya kepercayaan investor karena aktivitas perdagangan masih relatif sepi dan investor asing masih melanjutkan aksi jual. Data perdagangan menunjukkan nilai transaksi sepanjang hari hanya mencapai sekitar Rp9,5 triliun dengan volume 19,83 miliar saham. Angka

Jelang Rilis Cadangan Devisa Hari Ini, Rupiah Bakal Kemana?

Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan menjelang rilis data cadangan devisa Indonesia pada Selasa (7/7/2026). Setelah sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (6/7), rupiah akhirnya ditutup sedikit menguat di level Rp17.995 per dolar AS. Meski berhasil bertahan di bawah level Rp18.000, pergerakan tersebut menunjukkan tekanan terhadap mata uang Garuda masih cukup besar.

Trump Akan Bertemu Zelensky di KTT NATO, Bahas Apa?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Turki pada Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut diperkirakan akan berfokus pada perkembangan perang Rusia-Ukraina, dukungan militer Barat, hingga masa depan perundingan damai yang selama beberapa bulan terakhir berjalan stagnan. Trump tiba di Turki pada Selasa untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden

Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed Mereda, Harga Emas Menguat

Harga emas dunia kembali menguat pada awal pekan setelah pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) menyusul melemahnya data ketenagakerjaan serta meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data Refinitiv, harga emas spot pada perdagangan Senin (6/7/2026) pukul 06.19 WIB berada di level US$4.187,29 per troy ons, naik sekitar 0,3% dibandingkan penutupan sebelumnya. Kenaikan tersebut melanjutkan reli

OPEC+ Sepakat Kenaikan Produksi Minyak Mulai Agustus

Kelompok negara produsen minyak OPEC+ diperkirakan kembali meningkatkan target produksi minyak mulai Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan seiring mulai pulihnya distribusi minyak melalui Selat Hormuz dan meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan global. Mengutip Reuters, sejumlah sumber menyebut OPEC+ pada prinsipnya telah menyepakati kenaikan kuota produksi sebesar 188.000 barel per hari (bph) mulai Agustus. Besaran tersebut sama dengan tambahan produksi yang