Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Indonesia Cuma Jadi Buruh di Tambang Nikel Sendiri?

Selama bertahun-tahun, publik dibuat yakin kalau larangan ekspor bijih nikel sejak 2020 bakal jadi titik balik. Ditambah lagi pembangunan smelter dan fasilitas HPAL yang masif, Indonesia digambarkan akan

By Zikri Habibi

Bukan Emas Dan Minyak, Tembaga Jadi Pemenang Tak Terduga di Tengah Perang AS–Iran?

Jalur laut yang biasanya membawa 20% minyak dunia kini mengalami gangguan signifikan. AS melakukan blokade, Iran mengancam AS menggunakan selat hormuz, perundingan damai di Pakistan berakhir tanpa hasil.

By Zikri Habibi

Kalau Jepang Naikkan Suku Bunga, Likuiditas Global Bakal Mengering?

Bank of Japan (BOJ) akan menggelar pertemuan kebijakan berikutnya pada 27-28 April 2026. Sebelumnya, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga berada di kisaran 60–70%, didorong oleh inflasi yang

By Aurelia Tanu
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

Jelang Rilis Data Inflasi Hari Ini, Bursa Saham AS Menguat

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis pada perdagangan Senin (11/5/2026) waktu setempat, didorong oleh kinerja laba emiten yang solid serta optimisme terhadap prospek pertumbuhan sektor kecerdasan buatan (AI). Namun, investor tetap berhati-hati menjelang rilis data inflasi AS yang akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Indeks S&P 500 naik 0,2%, Nasdaq-100 menguat 0,3%, dan

GOTO Siap Buyback Saham Senilai Rp 3,5 Triliun

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimum Rp3,5 triliun sebagai bagian dari strategi optimalisasi struktur modal dan peningkatan nilai bagi pemegang saham. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026. Tujuan Buyback GOTO Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek

Danantara Rencana Bawa Denera IPO di Tahun 2028

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) berencana membawa anak usahanya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), untuk melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2028. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) akan dilakukan setelah Denera mulai menghasilkan arus kas (cash flow) dari proyek-proyek waste-to-energy (WtE). “Insyaallah pada 2028

17 CEO Top AS Bakal Ikut Trump Ketemu Xi Jinping, Bakal Ada Proyek Besar?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan melakukan kunjungan ke China pada pekan ini dengan membawa 17 eksekutif dari perusahaan-perusahaan terbesar AS. Kehadiran para CEO papan atas tersebut memperkuat spekulasi bahwa pertemuan Trump dengan Presiden Xi Jinping akan menghasilkan sejumlah kesepakatan investasi dan perdagangan bernilai besar. Trump akan berangkat dari Washington, D.C. pada Selasa (12/5/2026) dan dijadwalkan bertemu Xi di Beijing

Jelang Pengumuman MSCI, Danantara Yakin Hasilnya Positif untuk Indonesia

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) optimistis hasil review indeks global MSCI yang diumumkan pada Selasa (12/5/2026) akan memberikan dampak positif bagi pasar modal Indonesia. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menilai kondisi pasar saham domestik mulai menunjukkan perbaikan seiring berbagai reformasi yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia. “Kita tunggu saja besok. Saya lihat

Bursa Asia Dibuka Variatif, Indeks Kospi Cetak Rekor Tertinggi Baru

Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Senin (11/5/2026), di tengah lonjakan harga minyak dan meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak proposal terbaru Iran untuk mengakhiri perang. Meski sentimen global cenderung hati-hati, indeks Korea Selatan, Kospi, justru mencatat rekor tertinggi baru. Pada pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 naik 0,42% ke 62.978,53. Indeks Hang Seng

Harga Minyak Naik Usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Harga minyak dunia kembali melonjak setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak proposal terbaru Iran untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama lebih dari dua bulan. Penolakan tersebut memupus harapan pasar bahwa konflik segera mereda dan Selat Hormuz dapat dibuka kembali dalam waktu dekat. Dalam unggahan di media sosial Truth Social pada Minggu (11/5/2026), Trump menyebut respons Teheran terhadap

Trump dan Xi Jinping Bakal Bertemu Pekan Ini, Bahas Apa?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan menggelar pertemuan tingkat tinggi di Beijing pada 14–15 Mei 2026. Pertemuan ini dipandang sangat penting karena berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, perang Iran, serta dinamika persaingan ekonomi dan teknologi antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada Rabu (13/5/2026), sementara pembicaraan resmi

Ini Agenda yang Harus Dipantau di Pekan Ini!

Pekan ini menjadi salah satu periode terpenting bagi pasar keuangan global. Investor akan memantau kombinasi data inflasi, transisi kepemimpinan Federal Reserve System, review indeks MSCI, serta pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Secara keseluruhan, pasar menghadapi tiga tema besar: arah suku bunga global, ketegangan geopolitik, dan pergerakan arus modal asing ke emerging markets seperti

Trump Tolak Proposal Perdamaian Iran, Perang Tak Jadi Berakhir?

Harapan pasar terhadap berakhirnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memudar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas menolak proposal balasan yang diajukan Teheran pada Minggu (10/5/2026). Penolakan ini menandakan negosiasi masih menemui jalan buntu dan meningkatkan risiko bahwa perang yang telah berlangsung selama hampir 10 minggu akan terus berlanjut, dengan implikasi besar terhadap harga energi, inflasi global,