Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi

By Aurelia

Ekspor Satu Pintu: Strategi Penyelamatan Devisa atau Awal Monopoli Negara?

Pemerintah mulai mengarah pada pembentukan sistem ekspor satu pintu sebagai bagian dari transformasi besar tata kelola perdagangan komoditas nasional. Melalui skema ini, negara tidak lagi hanya bertindak sebagai

By Zikri Habibi
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

ARTO dan BFIN Dikabarkan Bakal Merger, Kapitalisasi Pasar Berpotensi Tembus Rp 25 T

Kabar mengenai potensi penggabungan PT Bank Jago Tbk (ARTO) dengan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) menjadi perhatian pelaku pasar. Apabila transaksi tersebut terealisasi, entitas hasil merger diperkirakan memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$1,4 miliar atau setara Rp25 triliun. Rumor tersebut langsung mendapat respons positif dari investor. Pada perdagangan Kamis (9/7/2026), saham ARTO melonjak 18,23% dan ditutup di level Rp1.200 per

Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS Turun ke 215 Ribu, Kemana Arah The Fed?

Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) masih menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya tensi geopolitik. Jumlah klaim awal tunjangan pengangguran (initial jobless claims) turun menjadi 215 ribu pada pekan yang berakhir 4 Juli 2026, lebih rendah dibandingkan revisi pekan sebelumnya sebesar 217 ribu dan juga lebih baik dari ekspektasi pasar di level 218 ribu. Data Departemen Tenaga Kerja

Daya Beli Masih Belum Pulih, Penjualan Ritel RI Mei 2026 Turun 3,9%

Daya beli masyarakat Indonesia masih menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel pada Mei 2026 kembali mengalami kontraksi, baik secara tahunan maupun bulanan, meskipun laju penurunannya mulai membaik dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) Bank Indonesia, Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2026 tercatat sebesar 223,4, turun 3,9% secara tahunan (year-on-year/yoy) setelah pada April terkontraksi 3,7%

Saham RANS Listing Perdana Hari Ini, Siap-siap ARA?

Saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi memulai debut perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026). Tingginya minat investor selama masa penawaran umum perdana (IPO) membuat saham milik Raffi Ahmad tersebut berpeluang mencatat kenaikan signifikan pada hari pertama perdagangan hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA). Dalam IPO ini, RANS menawarkan sebanyak 2,525 miliar saham baru atau

Harga Minyak Turun Tipis, Pasar Tunggu Negosiasi AS-Iran

Harga minyak dunia bergerak melemah tipis pada perdagangan Kamis (9/7/2026) setelah sempat melonjak pada sesi sebelumnya. Pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian dari eskalasi konflik Amerika Serikat (AS)-Iran menuju peluang dimulainya kembali negosiasi kedua negara serta prospek normalisasi jalur pelayaran di Selat Hormuz. Minyak mentah Brent turun 11 sen atau 0,1% menjadi US$77,91 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) AS

Bahlil Sebut India Tertarik Masuk Industri Migas RI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa India berminat memperluas investasinya di sektor minyak dan gas bumi (migas) Indonesia. Minat tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama energi yang tengah dijajaki kedua negara. Menurut Bahlil, pembahasan dengan pemerintah India mencakup rencana masuknya perusahaan-perusahaan migas asal India ke industri hulu migas Indonesia melalui kemitraan dengan PT Pertamina

Iran Balas AS, Serang Pangkalan Militer di Bahrain dan Kuwait

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Bahrain dan Kuwait. Serangan tersebut merupakan balasan atas operasi militer terbaru Washington terhadap Iran sekaligus memperbesar kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di kawasan. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu (9/7/2026) mengumumkan telah melancarkan operasi gabungan yang menargetkan

Risalah Terbaru: Pejabat The Fed Terpecah Soal Arah Suku Bunga

Federal Reserve (The Fed) mengungkapkan adanya perbedaan pandangan yang cukup tajam di antara para pejabatnya mengenai arah suku bunga ke depan. Meski demikian, seluruh anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tetap sepakat mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75% pada rapat 16-17 Juni 2026. Risalah rapat FOMC yang dirilis Rabu (9/7/2026) waktu setempat menunjukkan sebagian pejabat mulai melihat peluang penurunan

Rupiah Tembus Rp 18.000 Lagi, BI Bakal Kembali Naikkan Suku Bunga?

Nilai tukar rupiah kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (8/7/2026), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, naiknya imbal hasil obligasi AS, serta menjelang rilis risalah rapat Federal Reserve (FOMC Minutes). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,19% ke level Rp18.014 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya di Rp17.980

AS Lanjut Serang Iran dan Sebut Gencatan Senjata Berakhir, Harga Minyak Naik Lagi!

Harga minyak dunia kembali melonjak pada perdagangan pasca penutupan pasar (post-settlement) Rabu (8/7/2026) setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer baru terhadap Iran. Eskalasi konflik semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran telah berakhir. Harga minyak mentah Brent naik ke US$79,28 per barel pada perdagangan setelah penutupan, setelah sebelumnya ditutup melonjak lebih dari