Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Ramadhan Rally: Antara Data, Ekspektasi, dan Realita Pasar

Setiap memasuki bulan Ramadhan, pasar saham Indonesia kerap dibayangi oleh narasi musiman yang dikenal sebagai Ramadhan Rally. Istilah ini merujuk pada kecenderungan penguatan saham-saham tertentu yang dianggap diuntungkan

By Zikri Habibi

Kevin Warsh Jadi Ketua Baru The Fed, Arah Suku Bunga Bakal Berubah?

Pada 30 Januari 2026, Presiden Trump secara resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed, menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya akan berakhir pada Mei 2026 mendatang. Penunjukan

By Aurelia Tanu

Ancaman MSCI, Menjadi Kerugian Bagi Market Indonesia

Dalam sepekan terakhir market Indonesia mengalami gejolak akibat tekanan dari ketegangan geopolitik dan ketakutan investor akan adanya outflow asing dari IHSG itu sendiri. ketakutan ini diakibatkan oleh adanya

By Zikri Habibi
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

Trump Sebut Perang Bisa 1 Bulan Lebih, IHSG Tinggalkan Level 8.000!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat pada perdagangan pagi ini, naik sekitar 0,54% dan menyentuh area 8.059. Namun penguatan tersebut tidak bertahan lama. Tekanan jual kembali mendominasi pasar hingga IHSG berbalik melemah dan turun meninggalkan level psikologis 8.000. Pembalikan arah pasar terjadi di tengah meningkatnya kecemasan investor global terhadap eskalasi konflik militer AS dan Iran, khususnya setelah muncul

AS Proyeksikan Perang Iran Berlangsung 4-5 Pekan atau Bahkan Lebih Lama

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa rencana awal operasi militer terhadap Iran diproyeksikan berlangsung selama empat hingga lima pekan, namun menegaskan bahwa militer AS memiliki kemampuan untuk melanjutkan perang jauh lebih lama dari periode tersebut. Berbicara dari Gedung Putih pada Senin, Trump memaparkan alasan pemerintahannya melancarkan perang terhadap Iran bersama Israel. Ia menilai Iran telah menimbulkan “ancaman serius” bagi

Lonjakan Harga Minyak Picu Kekhawatiran Inflasi, Obligasi AS Anjlok

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat melonjak tajam pada Senin (2/3), seiring lonjakan harga minyak dan gas dunia menyusul eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, serta serangan balasan Teheran ke berbagai wilayah di Timur Tengah. Konflik udara AS–Israel terhadap Iran terus meluas tanpa kepastian akhir. Israel juga melancarkan serangan ke Lebanon sebagai respons atas serangan

Inflasi Indonesia di Februari 2026 Capai 0,68%

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Indonesia pada Februari 2026 mencapai 0,68 persen secara bulanan (month-to-month/mtm). Realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi sejumlah ekonom yang memperkirakan inflasi berada di kisaran 0,1–0,2 persen. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan bahwa kenaikan inflasi terutama dipicu oleh lonjakan harga bahan pangan menjelang Ramadan. “Pada Februari 2026 terjadi inflasi sebesar 0,68

Menlu AS Sebut Serangan AS ke Iran Berikutnya Akan Lebih Mematikan

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio memperingatkan bahwa militer AS akan meningkatkan intensitas serangan terhadap Iran dalam waktu dekat. Pernyataan ini disampaikan setelah dua hari serangan udara yang, menurut pemerintahan Presiden Donald Trump, telah berhasil melumpuhkan struktur kepemimpinan Iran serta menyasar program rudal balistik negara tersebut. Rubio menegaskan bahwa gelombang serangan paling berat belum dilancarkan. Ia menyatakan fase

Kemenkeu Sebut Perang AS-Israel dan Iran Berpotensi Tekan Ekspor RI

Kementerian Keuangan Republik Indonesia mengakui konflik di Timur Tengah berpotensi menekan kinerja ekspor nasional melalui pelemahan permintaan eksternal serta peningkatan biaya logistik global. Febrio Kacaribu, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, menyampaikan pemerintah terus memantau secara cermat risiko global pasca-serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada 28 Februari 2026 yang diikuti penutupan Selat Hormuz. Risiko gangguan terhadap

Israel-AS Serang Iran, Harga Emas Bisa Tembus US$ 6.000?

Harga emas dunia pada Maret 2026 berpotensi menembus USD 6.000 per troy ounce jika konflik Timur Tengah terus memanas. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan negaranya telah melancarkan serangan pre-emptive terhadap Iran yang turut melibatkan kepentingan Amerika Serikat. Analis komoditas Ibrahim Assuaibi menilai kombinasi faktor geopolitik dan moneter mendorong lonjakan tajam logam mulia. Eskalasi perang di Timur Tengah meningkatkan ketidakpastian

Pungutan Ekspor CPO Resmi Naik Jadi 12,5%, Berlaku Mulai Maret 2026

Pemerintah resmi menaikkan tarif pungutan ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dan sejumlah produk turunan kelapa sawit dari 10% menjadi 12,5%, efektif berlaku mulai 1 Maret 2026. Kebijakan ini termaktub dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 9/2026 tentang Perubahan atas PMK No. 69/2025 mengenai Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan (BLU BPDP) pada Kementerian Keuangan. PMK

Konflik Iran-Israel Memanas, Harga Minyak Bisa Tembus US$ 100 per Barel?

Harga minyak dunia melonjak tajam hingga 10% setelah konflik terbuka antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Analis memperkirakan harga minyak berpotensi menembus level psikologis US$ 100 per barel jika gangguan pasokan di Timur Tengah berlanjut. Perdagangan over the counter menunjukkan harga minyak Brent sempat menyentuh US$ 80 per barel pada Minggu (1/3/2026), naik dari US$ 73 per barel pada

Ini Sektor yang Berpotensi Diuntungkan dari Perang Israel-AS vs Iran

Pecahnya konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran menambah ketidakpastian global yang menekan pasar saham, termasuk IHSG. Namun, tidak semua sektor terdampak negatif; saham berbasis komoditas justru berpotensi diuntungkan. Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai, setiap eskalasi geopolitik besar biasanya memicu risk-off, tetapi IHSG bisa relatif tahan karena saham energi dan emas mendapat sentimen positif dari kenaikan harga komoditas