Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi

By Aurelia

Ekspor Satu Pintu: Strategi Penyelamatan Devisa atau Awal Monopoli Negara?

Pemerintah mulai mengarah pada pembentukan sistem ekspor satu pintu sebagai bagian dari transformasi besar tata kelola perdagangan komoditas nasional. Melalui skema ini, negara tidak lagi hanya bertindak sebagai

By Zikri Habibi
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

Danantara Resmi Merger 4 Asset Management

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi menggabungkan empat perusahaan manajer investasi (asset management/AM) milik badan usaha milik negara (BUMN) menjadi satu entitas. Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi industri pengelolaan aset BUMN untuk membentuk perusahaan investasi yang lebih besar, efisien, dan kompetitif. Empat perusahaan yang dilebur terdiri dari PT PNM Investment Management, PT BNI Asset Management, PT Mandiri Manajemen Investasi,

Usai MSCI, S&P Dow Jones Juga Beri Sinyal Potensi Indonesia ke Frontier Market

Setelah MSCI membekukan perubahan indeks saham Indonesia pada review Agustus 2026, kini giliran penyedia indeks global S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) yang memberikan sinyal peringatan terhadap pasar modal Indonesia. Dalam pengumuman yang dirilis Selasa (7/7/2026) waktu setempat, S&P DJI memasukkan Indonesia ke dalam daftar pantau (watchlist) untuk kemungkinan penurunan klasifikasi dari emerging market menjadi frontier market pada tinjauan pasar

Harga Minyak Naik Lagi Usai AS Serang Iran dan Cabut Izin Penjualan Minyak

Harga minyak dunia kembali melonjak pada perdagangan Selasa (7/7/2026) waktu setempat setelah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Kenaikan harga semakin tajam setelah Washington mencabut lisensi umum yang selama ini mengizinkan penjualan minyak mentah Iran serta melancarkan serangan militer ke wilayah Iran. Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup naik US$2,17 atau 3,01% menjadi US$74,16 per barel.

Siap-siap! Giliran BACH dan EMMI yang Listing Hari Ini

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan dua emiten baru pada perdagangan Rabu (8/7/2026), yakni PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH). Keduanya resmi mencatatkan saham perdana setelah menyelesaikan proses penawaran umum perdana (IPO) yang mendapat sambutan tinggi dari investor ritel. Tingginya minat investor membuat kedua saham diperkirakan berpeluang mencatatkan kenaikan signifikan pada hari pertama

AS Serang Iran Lagi, S&P Dow Jones Beri Sinyal Indonesia Bisa Ke Frontier Market, IHSG Bakal Kemana?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menghadapi tekanan pada perdagangan Rabu (8/7/2026) setelah dibayangi dua sentimen negatif sekaligus, yakni meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan peringatan dari S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) terkait status pasar modal Indonesia. Serangan militer Amerika Serikat ke wilayah Iran kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik di Timur Tengah. Di saat

Cadangan Devisa Juni Naik Jadi US$ 145,6M, Apa Artinya Bagi Rupiah?

Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia kembali meningkat pada akhir Juni 2026 menjadi US$145,6 miliar, naik dari US$144,9 miliar pada Mei. Kenaikan sebesar US$0,7 miliar ini menjadi yang pertama sepanjang 2026 setelah cadangan devisa mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut. Dalam keterangannya, BI menyebut kenaikan cadangan devisa didorong oleh penerimaan pajak dan jasa, meskipun pada saat yang sama pemerintah

MSCI Masih Bekukan Saham Indonesia di Review Agustus!

Penyedia indeks global MSCI Inc kembali mempertahankan pembekuan penyesuaian saham Indonesia dalam MSCI Global Investable Market Indexes pada review Agustus 2026. Keputusan tersebut membuat tidak ada penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) maupun kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS) yang selama ini menjadi salah satu pemicu masuknya dana asing pasif ke pasar

Indonesia-Singapura Teken 26 Kesepakatan, Apa Saja?

Indonesia dan Singapura menyepakati 26 kerja sama strategis dalam agenda Leaders' Retreat yang mempertemukan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kesepakatan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari energi, perdagangan, ekonomi digital, pertahanan, hingga pengembangan sumber daya manusia. Presiden Prabowo menyampaikan pertemuan tahunan kedua negara berlangsung produktif dan menghasilkan berbagai capaian konkret

Siap-siap! Dua Saham IPO Listing di Bursa Hari Ini

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan dua emiten baru pada hari ini, Selasa (7/7/2026), yakni PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Keduanya resmi memulai perdagangan setelah menyelesaikan proses distribusi saham kepada investor pada Senin (6/7/2026). Kehadiran dua emiten tersebut menambah daftar perusahaan yang melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) sepanjang 2026. JELI akan

Cadangan Devisa RI Juni 2026 Diproyeksi Turun

Posisi cadangan devisa Indonesia pada Juni 2026 diperkirakan kembali mengalami tekanan seiring masih besarnya kebutuhan valuta asing, berlanjutnya arus modal keluar (capital outflow), serta melemahnya kinerja sektor eksternal. Kondisi tersebut dinilai dapat membatasi ruang Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global. Sejumlah ekonom memperkirakan cadangan devisa masih akan berada di bawah tekanan setelah pada