Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi

By Aurelia

Ekspor Satu Pintu: Strategi Penyelamatan Devisa atau Awal Monopoli Negara?

Pemerintah mulai mengarah pada pembentukan sistem ekspor satu pintu sebagai bagian dari transformasi besar tata kelola perdagangan komoditas nasional. Melalui skema ini, negara tidak lagi hanya bertindak sebagai

By Zikri Habibi
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

Bahlil Sebut India Tertarik Masuk Industri Migas RI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa India berminat memperluas investasinya di sektor minyak dan gas bumi (migas) Indonesia. Minat tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama energi yang tengah dijajaki kedua negara. Menurut Bahlil, pembahasan dengan pemerintah India mencakup rencana masuknya perusahaan-perusahaan migas asal India ke industri hulu migas Indonesia melalui kemitraan dengan PT Pertamina

Iran Balas AS, Serang Pangkalan Militer di Bahrain dan Kuwait

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Bahrain dan Kuwait. Serangan tersebut merupakan balasan atas operasi militer terbaru Washington terhadap Iran sekaligus memperbesar kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di kawasan. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu (9/7/2026) mengumumkan telah melancarkan operasi gabungan yang menargetkan

Risalah Terbaru: Pejabat The Fed Terpecah Soal Arah Suku Bunga

Federal Reserve (The Fed) mengungkapkan adanya perbedaan pandangan yang cukup tajam di antara para pejabatnya mengenai arah suku bunga ke depan. Meski demikian, seluruh anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tetap sepakat mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75% pada rapat 16-17 Juni 2026. Risalah rapat FOMC yang dirilis Rabu (9/7/2026) waktu setempat menunjukkan sebagian pejabat mulai melihat peluang penurunan

Rupiah Tembus Rp 18.000 Lagi, BI Bakal Kembali Naikkan Suku Bunga?

Nilai tukar rupiah kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (8/7/2026), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, naiknya imbal hasil obligasi AS, serta menjelang rilis risalah rapat Federal Reserve (FOMC Minutes). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,19% ke level Rp18.014 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya di Rp17.980

AS Lanjut Serang Iran dan Sebut Gencatan Senjata Berakhir, Harga Minyak Naik Lagi!

Harga minyak dunia kembali melonjak pada perdagangan pasca penutupan pasar (post-settlement) Rabu (8/7/2026) setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer baru terhadap Iran. Eskalasi konflik semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran telah berakhir. Harga minyak mentah Brent naik ke US$79,28 per barel pada perdagangan setelah penutupan, setelah sebelumnya ditutup melonjak lebih dari

Danantara Resmi Merger 4 Asset Management

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi menggabungkan empat perusahaan manajer investasi (asset management/AM) milik badan usaha milik negara (BUMN) menjadi satu entitas. Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi industri pengelolaan aset BUMN untuk membentuk perusahaan investasi yang lebih besar, efisien, dan kompetitif. Empat perusahaan yang dilebur terdiri dari PT PNM Investment Management, PT BNI Asset Management, PT Mandiri Manajemen Investasi,

Usai MSCI, S&P Dow Jones Juga Beri Sinyal Potensi Indonesia ke Frontier Market

Setelah MSCI membekukan perubahan indeks saham Indonesia pada review Agustus 2026, kini giliran penyedia indeks global S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) yang memberikan sinyal peringatan terhadap pasar modal Indonesia. Dalam pengumuman yang dirilis Selasa (7/7/2026) waktu setempat, S&P DJI memasukkan Indonesia ke dalam daftar pantau (watchlist) untuk kemungkinan penurunan klasifikasi dari emerging market menjadi frontier market pada tinjauan pasar

Harga Minyak Naik Lagi Usai AS Serang Iran dan Cabut Izin Penjualan Minyak

Harga minyak dunia kembali melonjak pada perdagangan Selasa (7/7/2026) waktu setempat setelah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Kenaikan harga semakin tajam setelah Washington mencabut lisensi umum yang selama ini mengizinkan penjualan minyak mentah Iran serta melancarkan serangan militer ke wilayah Iran. Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup naik US$2,17 atau 3,01% menjadi US$74,16 per barel.

Siap-siap! Giliran BACH dan EMMI yang Listing Hari Ini

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan dua emiten baru pada perdagangan Rabu (8/7/2026), yakni PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH). Keduanya resmi mencatatkan saham perdana setelah menyelesaikan proses penawaran umum perdana (IPO) yang mendapat sambutan tinggi dari investor ritel. Tingginya minat investor membuat kedua saham diperkirakan berpeluang mencatatkan kenaikan signifikan pada hari pertama

AS Serang Iran Lagi, S&P Dow Jones Beri Sinyal Indonesia Bisa Ke Frontier Market, IHSG Bakal Kemana?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menghadapi tekanan pada perdagangan Rabu (8/7/2026) setelah dibayangi dua sentimen negatif sekaligus, yakni meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan peringatan dari S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) terkait status pasar modal Indonesia. Serangan militer Amerika Serikat ke wilayah Iran kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik di Timur Tengah. Di saat