IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Iran Tolak Lanjut Negosiasi dengan AS Selama Blokade Laut Berlaku

By Aurelia Tanu 4 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ news.rthk.hk
SHARE

[Medan | 20 April 2026] Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Teheran memberi sinyal enggan melanjutkan putaran kedua negosiasi selama blokade laut masih diberlakukan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh tim negosiasi Iran melalui media pemerintah IRIB, yang menilai tidak ada prospek jelas untuk pembicaraan yang “produktif” dalam kondisi saat ini.

Blokade Laut Jadi Hambatan Utama

Iran menilai langkah Washington yang tetap mempertahankan blokade laut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata sebelumnya.

Selain itu, Teheran juga mengkritik:

  • Tuntutan AS yang dinilai tidak realistis
  • Perubahan sikap yang dianggap inkonsisten
  • Retorika politik yang semakin agresif

Kombinasi faktor tersebut dinilai menjadi penghambat utama kemajuan diplomasi.

Selat Hormuz Kembali Jadi Titik Tekanan

Ketegangan ini berdampak langsung pada stabilitas jalur energi global, khususnya di Selat Hormuz.

Iran sebelumnya sempat membuka kembali jalur tersebut saat gencatan senjata berlangsung, namun kini kembali memperketat kontrol. Pemerintah Iran bahkan tengah menyiapkan regulasi baru yang memungkinkan pembatasan akses bagi kapal-kapal dari negara yang dianggap “musuh”.

Langkah ini berpotensi memperpanjang gangguan distribusi energi global dan menjaga volatilitas harga minyak tetap tinggi.

Prospek Negosiasi Makin Tidak Pasti

Penolakan Iran untuk melanjutkan pembicaraan memperkecil peluang tercapainya de-eskalasi dalam waktu dekat.

Padahal sebelumnya, pasar sempat berharap adanya kemajuan diplomatik setelah muncul sinyal perpanjangan gencatan senjata. Dengan kondisi terbaru ini, risiko konflik kembali meningkat dan membuka potensi eskalasi lanjutan.

Implikasi Pasar: Risk-Off Kembali Dominan

Perkembangan ini cenderung menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan global:

  • Harga minyak berpotensi kembali naik
  • Inflasi global berisiko meningkat
  • Yield obligasi cenderung naik akibat premi risiko
  • Aset berisiko (equities) tertekan

Untuk pasar domestik, kondisi ini dapat menahan penguatan IHSG dan memperkuat tekanan terhadap rupiah, terutama di tengah penantian keputusan suku bunga Bank Indonesia.

Harapan Damai Kembali Memudar

Penolakan Iran menegaskan bahwa jalur diplomasi masih jauh dari kata selesai. Selama blokade laut tetap berlangsung, peluang negosiasi akan tetap terbatas.

Bagi pasar, ini berarti fase ketidakpastian masih akan berlanjut, dengan volatilitas tinggi terutama pada aset energi, nilai tukar, dan pasar saham global.

 

You Might Also Like

AS Sita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman, Konflik Berpotensi Memanas Kembali

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Harga Minyak Kembali Naik 7%

BI Diproyeksikan Tetap Tahan Suku Bunga di Pertemuan April

Selat Hormuz Buka Tutup, Ada Rapat BI Pekan Ini, IHSG Bakal Kemana?

Pemerintah AS Desak Produsen Minyak Untuk Tingkatkan Produksi

TAGGED: Iran, Iran-AS, selat hormuz
Aurelia Tanu April 20, 2026 April 20, 2026
Previous Article BI Diproyeksikan Tetap Tahan Suku Bunga di Pertemuan April
Next Article Selat Hormuz Ditutup Lagi, Harga Minyak Kembali Naik 7%
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?