[Medan | 22 April 2026] Pemerintah Iran menegaskan belum mengirimkan perwakilan apa pun ke Pakistan untuk melanjutkan putaran kedua perundingan dengan Amerika Serikat.
Berdasarkan laporan media pemerintah Iran, IRIB, hingga Selasa (21/4/2026), tidak ada satu pun delegasi, baik utama maupun pendukung, yang berangkat ke Islamabad. Pernyataan ini sekaligus membantah berbagai spekulasi yang menyebutkan bahwa perwakilan Iran telah dijadwalkan hadir dalam pembicaraan lanjutan awal pekan ini.
IRIB juga menepis laporan yang menyatakan negosiasi akan digelar pada Senin malam atau Selasa pagi. Menurut pejabat Iran, kelanjutan partisipasi dalam perundingan sangat bergantung pada perubahan sikap dari pihak AS. Teheran kembali menegaskan penolakannya terhadap proses negosiasi yang berlangsung di bawah tekanan atau ancaman.
Sebelumnya, Pakistan menjadi tuan rumah perundingan awal pada 11–12 April setelah berhasil memediasi gencatan senjata selama 14 hari yang mulai berlaku sejak 8 April dan dijadwalkan berakhir pada Rabu.
Meski upaya untuk melanjutkan dialog di Islamabad masih dibahas, ketidakpastian tetap tinggi. Presiden AS Donald Trump bahkan mengindikasikan kecil kemungkinan perpanjangan gencatan senjata, sekaligus menegaskan bahwa blokade laut akan tetap diberlakukan hingga tercapai kesepakatan permanen untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari.

