IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Harga Minyak Naik, The Fed Diperkirakan Bakal Tahan Suku Bunga di Rapat April 2026

By Aurelia Tanu 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ politico.com
SHARE

[Medan | 29 April 2026] Federal Reserve melalui Federal Open Market Committee (FOMC) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan April 2026. Langkah ini mencerminkan sikap hati-hati bank sentral di tengah inflasi yang masih tinggi dan kondisi pasar tenaga kerja yang relatif stabil. Pelaku pasar bahkan menilai peluang penahanan suku bunga mencapai 100%, menunjukkan konsensus kuat bahwa belum ada urgensi untuk perubahan kebijakan dalam jangka pendek.

Inflasi Tinggi Jadi Pertimbangan Utama
Tekanan inflasi yang masih bertahan di kisaran 3% menjadi alasan utama The Fed belum melonggarkan kebijakan. Kenaikan harga energi, khususnya minyak yang bertahan di atas US$100 per barel, memperbesar risiko inflasi berbasis biaya. Kondisi ini membuat bank sentral perlu memastikan tekanan harga benar-benar mereda sebelum mempertimbangkan pemangkasan suku bunga, meskipun pasar tenaga kerja sudah menunjukkan stabilitas.

Transisi Kepemimpinan Tambah Ketidakpastian
Pertemuan kali ini juga menjadi sorotan karena berpotensi menjadi yang terakhir bagi Jerome Powell sebagai Ketua The Fed sebelum masa jabatannya berakhir pada Mei. Posisi tersebut diperkirakan akan diisi oleh Kevin Warsh. Pergantian kepemimpinan ini membuat pasar lebih fokus pada arah kebijakan ke depan dibandingkan pernyataan jangka pendek dari Powell.

Pasar Fokus ke Outlook, Bukan Sekadar Keputusan
Analis menilai pernyataan pasca-rapat kemungkinan hanya akan mengakui kondisi pasar tenaga kerja yang solid serta inflasi yang masih tinggi, tanpa mengubah panduan kebijakan. Dengan demikian, perhatian investor mulai bergeser ke arah kebijakan setelah transisi kepemimpinan, termasuk kemungkinan apakah The Fed akan tetap hawkish atau mulai membuka ruang pelonggaran.

Implikasi ke Pasar Keuangan
Kombinasi suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer) dan harga minyak yang meningkat berpotensi:

  • Menjaga yield obligasi AS tetap tinggi
  • Memperkuat dolar AS
  • Menekan aset berisiko seperti saham dan emerging markets

Bagi pasar global, termasuk Indonesia, kondisi ini memperbesar risiko capital outflow dan meningkatkan volatilitas, terutama jika tekanan inflasi tidak segera mereda.

Kesimpulan: Tahan Dulu, Tunggu Kejelasan
Secara keseluruhan, Federal Reserve diperkirakan memilih menahan suku bunga sambil menunggu perkembangan inflasi dan dampak harga energi. Fokus pasar kini bukan lagi pada keputusan April, melainkan arah kebijakan setelah pergantian kepemimpinan, yang akan menjadi penentu utama sentimen pasar ke depan.

 

You Might Also Like

Keyakinan Konsumen AS Naik Tak Terduga di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Sesuai Ekspetasi, BOJ Tahan Suku Bunga di Level 0,75%

Negosiasi Iran-AS Masih Alot, Ditambah UEA Keluar dari OPEC, Harga Minyak Tembus US$ 110 per Barel!

Harga Plastik Naik, Pemerintah Siapkan Insentif

Prabowo Reshuffle Kabinet, Ini 6 Pejabatan Baru dan Jabatannya

TAGGED: suku bunga AS, suku bunga The Fed
Aurelia Tanu April 29, 2026 April 29, 2026
Previous Article Sesuai Ekspetasi, BOJ Tahan Suku Bunga di Level 0,75%
Next Article Keyakinan Konsumen AS Naik Tak Terduga di Tengah Kenaikan Harga Minyak
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?