IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Negosiasi AS-Iran Masih Buntu, Ada Serangan Drone di UAE, Harga Minyak Kembali Naik!

By Aurelia Tanu 2 hours ago Bisnis
Image source: AP/ reuters.com
SHARE

[Medan | 18 Mei 2026] Harga minyak dunia kembali menguat untuk hari ketiga berturut-turut setelah upaya diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran belum menunjukkan kemajuan berarti. Kebuntuan negosiasi tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar bahwa gangguan pasokan energi global akan berlangsung lebih lama, terutama karena Selat Hormuz—jalur utama distribusi sekitar seperlima minyak dunia—masih belum beroperasi normal.

Contents
Trump Tingkatkan Tekanan terhadap IranSerangan Drone di UEA Perburuk SentimenPertemuan Trump-Xi Belum Hasilkan TerobosanIran Menilai AS Tidak Serius BerdamaiPergerakan Harga MinyakDampak terhadap Inflasi Global

Minyak mentah Brent naik di atas US$110 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menembus US$107 per barel. Sepanjang pekan lalu, kedua kontrak telah melonjak lebih dari 7% seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Trump Tingkatkan Tekanan terhadap Iran

Presiden AS Donald Trump kembali memperkeras tekanan terhadap Teheran. Dalam unggahan di media sosial pada Minggu (17/5/2026), Trump menegaskan bahwa waktu bagi Iran semakin sempit dan mendesak Teheran untuk segera menyetujui kesepakatan damai. Pernyataan tersebut mempertegas bahwa Washington masih mempertimbangkan opsi militer apabila Iran tidak memenuhi tuntutan AS dalam perundingan.

Trump juga dijadwalkan menggelar rapat dengan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur Central Intelligence Agency John Ratcliffe, serta utusan khusus Steve Witkoff untuk membahas langkah berikutnya.

Serangan Drone di UEA Perburuk Sentimen

Ketegangan meningkat setelah fasilitas strategis di kawasan Teluk kembali menjadi sasaran serangan. Laporan terbaru menyebutkan serangan drone memicu kebakaran di Barakah Nuclear Power Plant, sementara Saudi Arabia mengonfirmasi berhasil mencegat tiga drone yang memasuki wilayah udaranya.

Insiden ini memperkuat kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas ke negara-negara produsen minyak utama di kawasan, sehingga meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global.

Pertemuan Trump-Xi Belum Hasilkan Terobosan

Pertemuan dua hari antara Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping di Beijing pekan lalu belum menghasilkan langkah konkret untuk membantu meredakan konflik ataupun membuka kembali Selat Hormuz.

Di saat yang sama, pemerintah AS membiarkan pelonggaran sanksi terhadap ekspor minyak Rusia berakhir, sehingga memperketat pasokan global dan semakin mendukung kenaikan harga minyak.

Iran Menilai AS Tidak Serius Berdamai

Media semi-resmi Iran, Mehr News Agency, melaporkan bahwa Washington belum menawarkan konsesi nyata dalam negosiasi. Menurut Teheran, AS hanya berupaya memperoleh konsesi strategis yang gagal diraih melalui jalur militer.

Trump mengakui bahwa proposal terbaru Iran belum memenuhi harapan Washington dan menegaskan bahwa konsekuensinya akan sangat besar jika Iran tidak mengubah posisinya.

Pergerakan Harga Minyak

Pada perdagangan pagi ini, Brent kontrak Juli 2026 naik 1,1% menjadi US$110,43 per barel. WTI kontrak Juni 2026 yang berakhir pada Selasa naik 1,7% menjadi US$107,26 per barel, sementara kontrak Juli yang lebih aktif meningkat 1,3% menjadi US$102,34 per barel.

Dampak terhadap Inflasi Global

Secara fundamental, lonjakan harga minyak di atas US$110 per barel meningkatkan risiko inflasi global melalui kenaikan biaya transportasi, logistik, dan energi. Kondisi ini memperbesar kemungkinan Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang pada akhirnya dapat memperkuat dolar AS dan menekan aset-aset emerging markets.

 

You Might Also Like

MSCI Depak 18 Saham RI, Waspada Potensi Outflow!

GOTO Siap Buyback Saham Senilai Rp 3,5 Triliun

Danantara Rencana Bawa Denera IPO di Tahun 2028

Jelang Pengumuman MSCI, Danantara Yakin Hasilnya Positif untuk Indonesia

IHSG Tiba-tiba Anjlok Hampir 3%, Ada Apa Ini?

TAGGED: harga minyak, harga minyak dunia, harga minyak naik
Aurelia Tanu May 18, 2026 May 18, 2026
Previous Article Senat Loloskan Voting Awal Kevin Warsh Jadi Ketua Baru The Fed
Next Article Rupiah Sempat Tembus Rp 17.600, BI Bakal Naikkan Suku Bunga?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?