IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Timur Tengah Kembali Panas, Emas Anjlok dan Yield Obligasi AS Naik

By Aurelia Tanu 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ appscenture.co.id
SHARE

[Medan | 5 Mei 2026] Harga emas global terkoreksi signifikan pada awal pekan, dengan emas spot turun sekitar 2% ke US$4.523,23 per ons, sementara kontrak berjangka melemah 2,4% ke US$4.533,30. Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong perubahan ekspektasi pasar terhadap inflasi dan suku bunga.

Contents
Eskalasi Konflik Dorong Minyak & InflasiPenguatan Dolar Tekan Harga KomoditasLonjakan Yield US TreasuryEkspektasi The Fed Semakin HawkishLogam Mulia Lain Ikut Melemah

Eskalasi Konflik Dorong Minyak & Inflasi

Ketegangan meningkat setelah Iran menyerang kapal di Selat Hormuz serta fasilitas energi di Uni Emirat Arab, memicu lonjakan harga minyak lebih dari 5%. Gangguan pada jalur distribusi energi global ini memperbesar risiko inflasi, terutama melalui kenaikan biaya energi dan logistik.

Penguatan Dolar Tekan Harga Komoditas

Di saat yang sama, dolar AS menguat tajam, membuat komoditas berbasis dolar, termasuk emas, menjadi lebih mahal bagi investor global. Kondisi ini mengurangi permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

Lonjakan Yield US Treasury

Tekanan terbesar terhadap emas datang dari kenaikan imbal hasil obligasi AS:

  • Yield 2 tahun naik ke 3,969% (+8,1 bps)
  • Yield 10 tahun naik ke 4,448% (+7 bps)
  • Yield 30 tahun naik ke 5,025% (+5,9 bps)

Kenaikan ini mencerminkan ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer), seiring tekanan inflasi dari energi.

Ekspektasi The Fed Semakin Hawkish

Sejumlah institusi, termasuk Barclays, mulai memperkirakan tidak akan ada pemangkasan suku bunga sepanjang tahun ini. Hal ini diperkuat oleh keputusan The Fed sebelumnya yang tetap menahan suku bunga dengan nada kebijakan yang cenderung hawkish.

Logam Mulia Lain Ikut Melemah

Penurunan tidak hanya terjadi pada emas:

  • Perak turun 3,2% ke US$72,95
  • Platinum turun 1,7% ke US$1.955,95
  • Palladium turun 2,9% ke US$1.481,00

 

You Might Also Like

The Fed Williams Sebut Suku Bunga Perlu Diturunkan di Masa Depan

Pemerintah Targetkan Bensin Campur Etanol 20% Mulai 2028

AS-Iran Saling Serang Lagi, Harga Minyak Kembali Tembus US$ 114 per Barel

Inflasi Turun, Neraca Dagang Surplus, Apa Artinya Untuk Ekonomi Indonesia?

Berkshire Pegang Cash Hingga $397 Miliar, Apa yang Mereka Tunggu?

TAGGED: harga emas, harga minyak, perang iran-AS, yield obligasi AS
Aurelia Tanu May 5, 2026 May 5, 2026
Previous Article AS-Iran Saling Serang Lagi, Harga Minyak Kembali Tembus US$ 114 per Barel
Next Article Pemerintah Targetkan Bensin Campur Etanol 20% Mulai 2028
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?