IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Trump Tunda Serangan ke Iran 2 Minggu, IHSG Siap Terbang?

By Aurelia Tanu 3 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ aol.com
SHARE

[Medan | 8 April 2026] Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan untuk menunda rencana serangan terhadap Iran selama dua minggu, membuka ruang negosiasi yang lebih luas terkait pembukaan Selat Hormuz. Keputusan ini muncul di menit-menit akhir sebelum tenggat waktu, sekaligus menjadi sinyal de-eskalasi setelah sebelumnya pasar dihantui risiko perang yang lebih luas.

Minyak Langsung Koreksi Tajam, Tekanan Inflasi Mereda

Pasar merespons cepat keputusan ini. Harga minyak yang sebelumnya sempat melonjak akibat risiko supply shock langsung terkoreksi, dengan WTI sempat jatuh hingga 11% ke bawah US$101 per barel, sementara Brent bergerak di kisaran US$109. Penurunan ini mencerminkan meredanya kekhawatiran gangguan pasokan global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur distribusi sekitar 20% minyak dunia. Secara makro, ini menjadi game changer karena tekanan inflasi global yang sebelumnya meningkat akibat lonjakan energi mulai mereda.

Risk Sentiment Global Berbalik Positif

Penundaan serangan memicu risk-on sentiment di pasar global. Bursa Asia kompak menguat mengikuti Wall Street, didorong ekspektasi bahwa konflik tidak akan langsung eskalatif. Investor mulai kembali masuk ke aset berisiko setelah sebelumnya cenderung defensif akibat ketidakpastian geopolitik. Namun, volatilitas masih tinggi karena kesepakatan belum final dan masih bergantung pada komitmen Iran membuka jalur perdagangan secara penuh.

Negosiasi Masih Rapuh, Risiko Tetap Tinggi

Meski ada kemajuan, struktur kesepakatan masih belum jelas. Iran mengajukan proposal 10 poin yang mencakup penghentian perang permanen, pencabutan sanksi, hingga jaminan jalur aman di Hormuz. Di sisi lain, AS tetap menekan pembukaan selat sebagai syarat utama. Artinya, periode dua minggu ini krusial dan bisa menjadi titik balik baik menuju de-eskalasi permanen atau justru eskalasi lanjutan jika negosiasi gagal.

Dampak ke IHSG dan Pasar Obligasi Indonesia

Untuk pasar domestik, sentimen ini cenderung positif. Koreksi harga minyak berpotensi meredakan tekanan terhadap inflasi Indonesia dan subsidi energi, sehingga mendukung stabilitas makro. IHSG berpeluang rebound dalam jangka pendek seiring risk appetite yang kembali. Di pasar obligasi, penurunan oil price dan meredanya global yield pressure bisa membuka ruang penurunan yield SBN, terutama di tenor menengah-panjang.

 

You Might Also Like

Iran Bakal Buka Selat Hormuz Selama 2 Minggu Usai Trump Tunda Serangan

FTSE Pertahankan Status Indonesia Tetap Secondary Emerging Market

Harga Minyak Anjlok Usai Trump Tunda Serangan ke Iran 2 Minggu

Isu Alien Kembali Dibahas, Trump Minta Data UFO Dibuka

Purbaya Mau Akuisisi dan Ubah PNM Jadi Bank UMKM

TAGGED: bursa asia, IHSG hari ini
Aurelia Tanu April 8, 2026 April 8, 2026
Previous Article Isu Alien Kembali Dibahas, Trump Minta Data UFO Dibuka
Next Article Harga Minyak Anjlok Usai Trump Tunda Serangan ke Iran 2 Minggu
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?