IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Trump Kembali Desak The Fed Untuk Segera Pangkas Suku Bunga

By Aurelia Tanu 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ washingtonpost.com
SHARE

[Medan | 13 Maret 2026] Presiden Donald Trump kembali mendesak Federal Reserve untuk segera menurunkan suku bunga di tengah lonjakan harga minyak akibat meningkatnya konflik dengan Iran.

Contents
Ekspektasi Pasar BerbalikPergantian Kepemimpinan The FedSelat Hormuz Jadi Titik Risiko EnergiProyeksi Inflasi Naik

Dalam unggahannya di platform Truth Social pada Kamis (12/3/2026), Trump secara langsung menekan Ketua The Fed Jerome Powell agar segera melonggarkan kebijakan moneter. Ia menyatakan bahwa bank sentral AS harus segera menurunkan suku bunga.

Ekspektasi Pasar Berbalik

Sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, sentimen pasar berubah drastis. Investor kini memperkirakan lonjakan harga energi akan meningkatkan tekanan inflasi sehingga menyulitkan Federal Reserve untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Sebelum konflik meningkat, kontrak berjangka suku bunga memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin hingga akhir tahun. Namun saat ini, pasar bahkan hampir tidak lagi memperhitungkan satu kali pemangkasan suku bunga pun pada tahun ini.

Pergantian Kepemimpinan The Fed

Perubahan ekspektasi pasar terjadi meskipun Trump telah menunjuk Kevin Warsh, mantan gubernur The Fed yang dikenal lebih mendukung kebijakan suku bunga rendah, untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve. Warsh diperkirakan mulai memimpin bank sentral pada pertengahan Mei, ketika masa jabatan Powell berakhir.

Selat Hormuz Jadi Titik Risiko Energi

Ketegangan geopolitik meningkat setelah pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan komitmennya untuk tetap menutup Selat Hormuz. Jalur pelayaran tersebut merupakan rute penting bagi sekitar seperlima pasokan minyak global, sehingga gangguan di kawasan ini langsung memicu lonjakan harga energi dunia.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk kontrak pengiriman April 2026 melonjak hingga US$95,7 per barel. Kenaikan harga minyak tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga bensin, biaya transportasi, serta harga pangan secara global.

Selain minyak, Selat Hormuz juga menjadi jalur utama pengiriman pupuk dunia, yang berarti gangguan distribusi dapat memperbesar tekanan inflasi pada sektor pangan.

Proyeksi Inflasi Naik

Analis dari Goldman Sachs memperkirakan inflasi Personal Consumption Expenditures Price Index (PCE)—indikator inflasi utama yang digunakan Federal Reserve—dapat meningkat hingga 2,9% pada Desember.

Revisi proyeksi tersebut juga mendorong bank investasi tersebut menggeser perkiraan pemangkasan suku bunga The Fed menjadi September, dari sebelumnya diperkirakan terjadi pada Juni tahun ini. Lonjakan harga energi akibat konflik geopolitik dinilai berpotensi memperumit upaya bank sentral AS dalam menurunkan inflasi menuju target 2%.

 

 

You Might Also Like

APBN Februari 2026 Defisit 0,53%, Belanja Negara Meningkat

Pidato Pertama, Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Serangan Kapal di Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Naik

Inflasi AS di Februari Melambat, Tapi Perang Iran Berpotensi Picu Lonjakan

AS Bakal Lepas 172 Juta Barel Minyak Untuk Tekan Harga Minyak

TAGGED: suku bunga AS, The Fed, Trump
Aurelia Tanu March 13, 2026 March 13, 2026
Previous Article APBN Februari 2026 Defisit 0,53%, Belanja Negara Meningkat
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?