IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Trump Ancam Naikkan Tarif 25% ke Korea Selatan

By Aurelia Tanu 6 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ brookings.edu
SHARE

[Medan | 27 Januari 2026] Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif impor atas produk asal Korea Selatan menjadi 25 persen. Ancaman tersebut disampaikan menyusul kegagalan badan legislatif Korea Selatan dalam mengesahkan kesepakatan perdagangan bilateral yang telah dicapai kedua negara pada tahun lalu.

Melalui unggahan media sosial pada Senin (26/1), Trump menyatakan tarif baru akan dikenakan terhadap sejumlah komoditas utama, termasuk mobil, kayu, produk farmasi, serta seluruh skema tarif timbal balik lainnya. Saat ini, berdasarkan perjanjian yang berlaku, tarif impor atas produk Korea Selatan ditetapkan sebesar 15 persen.

Trump menilai Korea Selatan tidak memenuhi komitmen dalam kesepakatan dagang yang telah disepakati. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat telah menurunkan tarif sesuai perjanjian dan mengharapkan mitra dagangnya melakukan hal serupa.

Jika diterapkan, kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan yang memiliki eksposur tinggi ke pasar AS. Salah satu yang terdampak adalah Hyundai Motor Co., yang tercatat mengekspor sekitar 1,1 juta unit kendaraan ke Amerika Serikat sepanjang 2024.

Ancaman kenaikan tarif ini menandai eskalasi terbaru ketegangan perdagangan antara AS dan negara sekutu. Dalam beberapa pekan terakhir, Trump juga mengancam akan mengenakan bea masuk hingga 100 persen terhadap produk Kanada jika negara tersebut menandatangani kesepakatan perdagangan dengan China, serta mempertimbangkan tarif tambahan atas produk Uni Eropa terkait isu Greenland.

Selain itu, Trump menyatakan akan memberlakukan tarif terhadap negara-negara yang tetap melakukan perdagangan dengan Iran sebagai bagian dari upaya menekan Teheran di tengah gelombang protes domestik.

Hingga saat ini, pemerintahan AS belum menerbitkan pemberitahuan resmi terkait implementasi kenaikan tarif terhadap Korea Selatan. Meski demikian, pasar mencermati pernyataan tersebut sebagai sinyal meningkatnya risiko proteksionisme AS di tengah dinamika politik domestik menjelang pemilihan paruh waktu November.

 

You Might Also Like

Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI, IHSG Bakal Kemana?

Siap-siap! AS Terancam Shutdown Lagi?

Aliran Asing Keluar RI Tembus Rp 5,96 Triliun di Pekan Ketiga Januari 2026

Hasil Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Bakal Diumumkan Hari Ini

Rekor Baru! Harga Emas Dunia Tembus US$ 5.000

TAGGED: Trump Tarif, Trump tarif korsel
Aurelia Tanu January 27, 2026 January 27, 2026
Previous Article Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI, IHSG Bakal Kemana?
Next Article Anak Usaha ENRG Temukan Sumber Minyak Baru di Riau
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?