IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Purbaya Tarik Dana Rp 75 T dari Perbankan, Apa Dampaknya?

By Aurelia Tanu 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ sinarharapan.co
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penarikan kembali Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 75 triliun dari perbankan dan dialihkan untuk belanja rutin kementerian/lembaga akan memberikan efek nyata terhadap perekonomian.

Dana ini sebelumnya ditempatkan masing-masing Rp 25 triliun di Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Menurut Purbaya, pengalihan dana ini langsung masuk ke perputaran ekonomi dan memiliki efek multiplier dari belanja pemerintah pusat maupun daerah.

Sisa SAL senilai Rp 201 triliun yang telah ditempatkan di bank pelat merah lainnya masih berada di perbankan. Penempatan dana SAL sebelumnya di Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI sudah disalurkan dalam bentuk kredit pada November 2025, namun pertumbuhan kredit hingga November 2025 masih moderat di level 7,74%.

Tingginya undisbursed loan perbankan, yang mencapai Rp 2.509,4 triliun atau 23,18% dari plafon kredit tersedia, menunjukkan kapasitas bank untuk menyalurkan kredit lebih luas masih besar.

Analisis dampak keuangan Indonesia:
1. Likuiditas dan perputaran uang: Pengalihan SAL dari penempatan bank ke belanja langsung meningkatkan likuiditas riil di ekonomi, karena dana digunakan untuk belanja pemerintah yang langsung menyasar proyek, gaji, dan operasional. Hal ini bisa mendorong konsumsi domestik dan aktivitas ekonomi jangka pendek.

2. Saham bank: Dampak ke saham bank cenderung netral atau sedikit negatif. Sebelumnya dana SAL meningkatkan simbol likuiditas bank, namun karena sebagian ditarik, margin bunga bank dari penempatan besar akan menurun. Sementara itu, kredit bank yang tumbuh moderat menunjukkan masih ada ruang ekspansi. Saham bank pelat merah mungkin bergerak sideways dalam jangka pendek.

3. Obligasi pemerintah dan yield: Aliran dana pemerintah ke belanja bisa menambah demand untuk likuiditas di pasar riil, sehingga tekanan pada yield obligasi jangka pendek bisa berkurang karena dana langsung masuk ekonomi, bukan hanya menumpuk di bank. Namun, secara jangka menengah, jika belanja pemerintah meningkat signifikan, potensi penawaran obligasi tambahan tetap ada untuk membiayai defisit, yang bisa menahan penurunan yield.

Kesimpulannya, langkah penarikan dana SAL dan belanja langsung memberikan efek positif terhadap perputaran ekonomi dan konsumsi, sementara untuk sektor perbankan dan obligasi dampaknya cenderung moderat. Strategi ini menunjukkan pemerintah fokus pada stimulus fiskal langsung daripada sekadar menempatkan dana di bank.

 

You Might Also Like

Siapa The Next Ketua Fed di 2026?

Ada Satu Saham AI Naik 55.000% di India, Sinyal Bubble?

Data Inflasi AS Melambat di November, IHSG Siap Menguat?

Harga Minyak Naik 1% Usai Trump Blokade Venezuela

Ini 6 Proyek Hilirisasi Danantara Groundbreaking Januari 2026

TAGGED: Dana Himbara, Dana SAL, Purbaya Tarik Rp 75 Triliun
Aurelia Tanu January 2, 2026 January 2, 2026
Previous Article Siapa The Next Ketua Fed di 2026?
Next Article Produksi Nikel Indonesia Berkurang, Harga Global Meningkat?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?