[Medan | 11 Februari 2026] Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan sejumlah pengusaha nasional, termasuk Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthoni Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma alias Aguan (Agung Sedayu Group), di Hambalang, Bogor, Selasa (10/2/2026). Pertemuan berlangsung selama empat jam, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.
Agenda Diskusi
Dalam pertemuan tersebut, dibahas kondisi ekonomi nasional, tantangan bisnis, serta peluang pengembangan sektor strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat. Prabowo menyerap berbagai masukan dari para taipan mengenai peluang dan hambatan dunia usaha di Indonesia.
Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Presiden menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta melalui semangat Indonesia Incorporated untuk memperkuat daya saing nasional, mendorong pembangunan industri yang berdampak pada penciptaan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian bangsa.
Fokus pada UMKM dan Sektor Riil
Prabowo mengajak para pengusaha berkolaborasi dalam membuka lapangan pekerjaan, memperkuat sektor riil, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian. Para pengusaha yang hadir menyatakan komitmen mendukung kebijakan pemerintahan, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga pembangunan industri dan peningkatan kualitas pendidikan anak-anak.
Pertemuan Lanjutan dengan Apindo
Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo juga menggelar audiensi dengan 22 pengusaha dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Hambalang, yang membahas arah kebijakan pemerintah dan dukungan sektor swasta terhadap program nasional.

