IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Konflik Iran-Israel Memanas, Harga Minyak Bisa Tembus US$ 100 per Barel?

By Aurelia Tanu 3 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ aljazeera.com
SHARE

[Medan | 2 Februari 2026] Harga minyak dunia melonjak tajam hingga 10% setelah konflik terbuka antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Analis memperkirakan harga minyak berpotensi menembus level psikologis US$ 100 per barel jika gangguan pasokan di Timur Tengah berlanjut.

Perdagangan over the counter menunjukkan harga minyak Brent sempat menyentuh US$ 80 per barel pada Minggu (1/3/2026), naik dari US$ 73 per barel pada Jumat, level tertinggi sejak Juli 2025. Lonjakan ini dipicu terutama oleh keputusan Iran menutup Selat Hormuz, jalur utama yang mengalirkan lebih dari 20% pasokan minyak global.

Direktur energi dan pengilangan ICIS Ajay Parmar menekankan bahwa penutupan Selat Hormuz menjadi faktor kunci yang mendorong harga, sementara ekonom energi Rystad Energy, Jorge Leon, memperkirakan aliran minyak global bisa terpangkas 8–10 juta barel per hari meski sebagian dialihkan melalui pipa alternatif di Arab Saudi dan Abu Dhabi.

Beberapa analis, termasuk Helima Croft (RBC) dan Rabobank, menilai harga minyak bisa bertahan di atas US$ 90 per barel, dengan risiko menembus US$ 100 per barel jika ketegangan terus meningkat. Sementara itu, OPEC+ sepakat menaikkan produksi sebesar 206.000 barel per hari mulai April, namun tambahan ini dinilai tidak signifikan untuk menahan lonjakan harga.

Di Asia, pemerintah dan kilang tengah mengevaluasi cadangan serta mencari rute pengiriman alternatif. India diproyeksikan meningkatkan impor minyak dari Rusia untuk mengantisipasi potensi kekurangan pasokan dari Timur Tengah.

 

 

You Might Also Like

Israel-AS Serang Iran, Harga Emas Bisa Tembus US$ 6.000?

Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 72 Triliun hingga Awal 2026

AS-Iran Sebut Ada Kemajuan Terkait Negosiasi Nuklir

S&P Kasih Warning Risiko Penurunan Peringkat Kredit Indonesia Meningkat

Trump Mau Perusahaan Teknologi Besar Bangun Pembangkit Listrik Sendiri

TAGGED: harga minyak, iran tutup selat hormuz, selat hormuz
Aurelia Tanu March 2, 2026 March 2, 2026
Previous Article Ini Sektor yang Berpotensi Diuntungkan dari Perang Israel-AS vs Iran
Next Article Pungutan Ekspor CPO Resmi Naik Jadi 12,5%, Berlaku Mulai Maret 2026
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?