IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Jepang Bakal Naikkan Suku Bunga, Apa Dampaknya ke Pasar Global?

By Aurelia Tanu 2 months ago Ekonomi
Image source: AP/ theglobeandmail.com
SHARE

[Medan | 16 Desember 2025] Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 0,25% menjadi 0,75% pada rapat kebijakan 18–19 Desember 2025. Perkiraan ini didukung mayoritas ekonom dalam survei Bloomberg dan Reuters.

Jika terealisasi, langkah ini menjadi kenaikan suku bunga pertama sejak Januari 2025 dan menandai dimulainya kembali pengetatan kebijakan moneter Jepang setelah bertahun-tahun menerapkan suku bunga sangat rendah.

Kenaikan suku bunga didorong oleh inflasi Jepang yang masih tinggi, sekitar 3%, di atas target BOJ sebesar 2%. Selain itu, pelemahan yen membuat harga barang impor naik dan menambah tekanan biaya hidup. BOJ juga menilai ekonomi Jepang cukup kuat, ditopang oleh kenaikan upah dalam dua tahun terakhir.

Selama bertahun-tahun, Jepang dikenal sebagai sumber dana murah dunia. Suku bunga rendah mendorong investor global meminjam yen untuk diinvestasikan ke negara lain yang bunganya lebih tinggi, strategi yang dikenal sebagai carry trade. Namun, kenaikan suku bunga membuat strategi ini kurang menguntungkan.

Akibatnya, investor diperkirakan akan menutup pinjaman yen dan menarik dananya kembali ke Jepang. Proses ini bisa membuat yen menguat dan memicu pergerakan besar di pasar keuangan global.

Dampak Kenaikan Suku Bunga Jepang

Global

  • Arus dana global berpotensi kembali ke Jepang
  • Yen menguat akibat meningkatnya permintaan
  • Permintaan obligasi AS menurun
  • Yield obligasi AS naik
  • Volatilitas pasar keuangan global meningkat

Indonesia

  • Rupiah berpotensi melemah sementara
  • Yield Surat Utang Negara (SUN) naik
  • Aliran dana asing lebih selektif
  • Pasar saham dan obligasi lebih bergejolak
  • Bank Indonesia fokus menjaga stabilitas pasar

 

You Might Also Like

Segera Diumumkan Trump, Siapa Ketua The Fed yang Baru?

Kesepakatan Tarif RI-AS Tinggal Tunggu Pertemuan Trump dan Prabowo

Pemerintah Siapkan Insentif Rp 13 Triliun Untuk Libur Lebaran 2026

Cegah Shutdown AS, Trump dan Demokrat Capai Kesepakatan Sementara

Terkait IHSG Trading Halt, Purbaya Bilang Nanti Akan Rebound

TAGGED: Bank of Japan, BOJ, suku bunga BOJ, suku bunga Jepang
Aurelia Tanu December 16, 2025 December 16, 2025
Previous Article BI Diproyeksi Tahan Suku Bunga di Rapat Desember 2025
Next Article Gelar RUPSLB, ANTM Ganti Direktur Utama dan Komisaris Utama
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?