IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Iran Bakal Buka Selat Hormuz Selama 2 Minggu Usai Trump Tunda Serangan

By Aurelia Tanu 3 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ en.yenisafak.com
SHARE

[Medan | 8 April 2026]Iran menyatakan akan membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz selama dua minggu sebagai bagian dari upaya de-eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan militer terhadap Iran dalam periode yang sama.

Jeda Sementara untuk Negosiasi

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa jalur aman bagi kapal akan dibuka dengan koordinasi militer dan mempertimbangkan keterbatasan teknis. Periode dua minggu ini akan dimanfaatkan untuk melangsungkan negosiasi antara kedua negara yang dijadwalkan dimulai di Islamabad pada Jumat, dengan kemungkinan perpanjangan jika ada kesepakatan lanjutan.

Syarat dari AS: Pembukaan Penuh Hormuz

Di sisi lain, Trump menegaskan bahwa penundaan serangan bersifat kondisional, yaitu Iran harus membuka Selat Hormuz secara penuh, aman, dan segera. Ia juga menyebut bahwa proposal 10 poin dari Iran menjadi dasar yang cukup kuat untuk mencapai kesepakatan damai yang lebih permanen, meskipun detailnya belum diungkap ke publik.

Pasar Menyambut Positif, Tapi Masih Wait and See

Pembukaan sementara Hormuz langsung meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global. Jalur ini diketahui mengalirkan sekitar 20% perdagangan minyak dunia, sehingga normalisasi sementara cukup untuk menurunkan risk premium di harga minyak dan mendorong risk-on sentiment di pasar keuangan.

Risiko Tetap Tinggi, Ini Baru Jeda Sementara 

Meski demikian, kesepakatan ini masih bersifat sementara, bukan solusi struktural. Negosiasi masih berada di tahap awal dan sangat bergantung pada komitmen kedua pihak. Jika pembicaraan gagal, risiko eskalasi militer dapat kembali meningkat dengan cepat.

 

 

You Might Also Like

FTSE Pertahankan Status Indonesia Tetap Secondary Emerging Market

Harga Minyak Anjlok Usai Trump Tunda Serangan ke Iran 2 Minggu

Trump Tunda Serangan ke Iran 2 Minggu, IHSG Siap Terbang?

Isu Alien Kembali Dibahas, Trump Minta Data UFO Dibuka

Purbaya Mau Akuisisi dan Ubah PNM Jadi Bank UMKM

TAGGED: perang iran-AS, selat hormuz
Aurelia Tanu April 8, 2026 April 8, 2026
Previous Article FTSE Pertahankan Status Indonesia Tetap Secondary Emerging Market
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?