IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Inflasi AS Desember Capai 2,7%, Tekanan Harga Mulai Mereda

By Aurelia Tanu 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ bloomberg.com
SHARE

[Medan | 14 Januari 2026] Inflasi Amerika Serikat (AS) pada Desember menunjukkan sinyal pendinginan yang lebih konsisten, memperkuat pandangan bahwa tekanan harga mulai mereda setelah data bulan sebelumnya dinilai kurang mencerminkan kondisi sebenarnya akibat gangguan pengumpulan data.

Berdasarkan rilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada Selasa (13/1), Indeks Harga Konsumen (IHK) inti, yang tidak memasukkan komponen pangan dan energi, naik 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari ekspektasi pasar. Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,6%, setara level terendah dalam empat tahun terakhir. Sementara itu, inflasi umum berada di 2,7% (YoY).

Data Desember dinilai lebih representatif dibanding laporan November yang terdistorsi oleh government shutdown, ketika BLS tidak dapat mengumpulkan data harga secara normal dan harus mengasumsikan stagnasi pada sejumlah komponen utama, khususnya sektor perumahan. Selain itu, data November juga dipengaruhi oleh faktor musiman berupa diskon akhir tahun.

Dari sisi komponen, biaya tempat tinggal kembali mencatat kenaikan dan menjadi kontributor terbesar inflasi bulanan, dengan kenaikan 0,4%, tertinggi sejak Agustus. Harga pakaian dan tarif penerbangan turut meningkat, sementara biaya rekreasi melonjak ke rekor tertinggi. Sebaliknya, harga mobil dan truk bekas, peralatan rumah tangga, serta biaya perbaikan kendaraan justru mengalami penurunan signifikan.

Jika komponen perumahan dikecualikan, inflasi inti hanya naik 0,1% pada Desember, memperkuat sinyal pelemahan tekanan harga pada sektor barang. Harga barang inti tercatat stagnan, berlawanan dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan pemulihan.

Di sektor jasa, indikator yang diawasi ketat oleh Federal Reserve, yakni jasa inti di luar perumahan dan energi, meningkat 0,3%. Meski masih relatif tinggi, kenaikan ini dinilai tidak cukup untuk mengubah pandangan bank sentral terkait arah kebijakan moneter dalam waktu dekat.

The Fed secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga pada pertemuan akhir Januari, setelah memangkas suku bunga tiga kali sepanjang 2025. Namun, perbedaan pandangan masih muncul terkait ruang penurunan suku bunga lanjutan pada 2026, terutama di tengah potensi tekanan harga dari kebijakan tarif serta sinyal perlambatan pasar tenaga kerja.

Dari sisi pendapatan, laporan terpisah menunjukkan upah riil rata-rata per jam naik 1,1% secara tahunan pada Desember. Kenaikan ini menandai bahwa pertumbuhan upah masih melampaui inflasi, meski tingginya biaya hidup tetap membebani sentimen konsumen.

Respons pasar keuangan relatif terbatas. Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing ditutup turun 0,2% pada Selasa, setelah sebelumnya mencetak rekor penutupan tertinggi. Pelaku pasar menilai data inflasi belum cukup kuat untuk mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Ke depan, inflasi AS diperkirakan melandai secara bertahap sepanjang 2026. Namun, risiko tetap membayangi, termasuk penyesuaian harga di awal tahun, dinamika upah, serta ketidakpastian terkait kebijakan tarif global Presiden Donald Trump yang masih menunggu putusan Mahkamah Agung.

 

You Might Also Like

Berkat Tarif, Defisit Anggaran AS 2025 Turun Jadi US$1.7 T

Terlemah Dalam 8 Bulan, Rupiah Ditutup Rp 16.865 per Dolar

Risiko Gangguan Pasokan Iran, Harga Minyak Naik 2% Lebih

Ada Kekhawatiran Terganggunya Pasokan, Harga Minyak Dunia Naik

PM Jepang Takaichi Berpotensi Gelar Pemilu Dini di Februari

TAGGED: data inflasi AS, inflasi AS, suku bunga AS
Aurelia Tanu January 14, 2026 January 14, 2026
Previous Article Berkat Tarif, Defisit Anggaran AS 2025 Turun Jadi US$1.7 T
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?