IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Borong Emas 15 Bulan Beruntun, Bank Sentral China Perkuat Cadangan Devisa

By Aurelia Tanu 2 months ago Ekonomi
Image source: AP/ getacregold.com
SHARE

[Medan | 9 Februari 2026] Bank Rakyat China (People’s Bank of China/PBOC) kembali menambah kepemilikan emas pada Januari 2026, memperpanjang tren pembelian selama 15 bulan berturut-turut. Kepemilikan emas China tercatat naik menjadi 74,19 juta ons troi murni, dari 74,15 juta ons pada Desember 2025, menegaskan komitmen bank sentral dalam memperkuat aset cadangan non-dolar.

Nilai Cadangan Meningkat Tajam

Seiring kenaikan harga emas global, nilai cadangan emas China melonjak menjadi US$369,58 miliar pada akhir Januari, dari US$319,45 miliar pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan peran emas sebagai instrumen diversifikasi cadangan devisa di tengah ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter global.

Volatilitas Harga Emas Global

Harga emas sempat mencetak rekor mendekati US$5.600 per ons troi pada Januari akibat aksi beli spekulatif dan meningkatnya permintaan aset safe-haven. Namun, reli tersebut terhenti setelah penunjukan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve berikutnya, yang memicu koreksi tajam hingga emas sempat jatuh ke US$4.403,24 per ons pada awal Februari. Saat ini, emas diperdagangkan di kisaran US$4.960 per ons troi.

Permintaan Domestik China Bergeser

Di sisi konsumsi, permintaan emas China turun 3,75% secara tahunan pada 2025 menjadi 950 metrik ton. Meski demikian, pembelian emas batangan dan koin melonjak 35,14% dan kini mencakup lebih dari separuh total konsumsi, menandakan pergeseran preferensi masyarakat ke aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Strategi Jangka Panjang PBOC

PBOC sebelumnya sempat menghentikan pembelian emas selama 18 bulan hingga Mei 2024, sebelum kembali melanjutkan akumulasi enam bulan kemudian. Tren pembelian berkelanjutan ini memperkuat pandangan bahwa China tengah mengurangi ketergantungan pada aset berbasis dolar AS dan memperkokoh stabilitas cadangan devisa jangka panjang.

 

You Might Also Like

Iran Buka Akses Terbatas Selat Hormuz, Kapal Negara Mana yang Boleh Lewat?

Pasukan AS Bergerak ke Iran, Bakal Ada Perang Darat?

Trump Kirim 15 Poin Proposal Damai Untuk Akhiri Perang Iran

Berbalik Arah, The Fed Diperkirakan Bakal Naikkan Suku Bunga?

Waspada Krisis Perang AS-Iran, Rupiah Bisa Tembus Rp 20.000 per Dolar?

TAGGED: bank sentral China, emas
Aurelia Tanu February 9, 2026 February 9, 2026
Previous Article IMAS Jalin Kerja Sama dengan Produsen Mobil Listrik Tiongkok
Next Article China Suntik Uang Tunai Untuk Tutupi Kekurangan Likuiditas Rp 7.690 T
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?