IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Bahlil Beri Sinyal Relaksasi Produksi untuk Batubara dan Nikel

By Aurelia Tanu 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ fraksigolkar.com
SHARE

[Medan | 27 Maret 2026] Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah membuka peluang relaksasi terbatas terhadap kuota produksi batubara dan nikel, seiring harga komoditas yang masih berada di level tinggi. Kebijakan ini menandai pendekatan yang lebih fleksibel setelah sebelumnya pemerintah berencana menahan produksi guna menjaga stabilitas harga.

Relaksasi akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan keseimbangan supply-demand global, serta dinamika harga di pasar internasional.

Kebijakan Kuota Tetap Ketat, Namun Fleksibel

Pemerintah sebelumnya menetapkan kuota produksi batubara sebesar 600 juta ton pada 2026, turun signifikan dari realisasi tahun lalu yang mencapai sekitar 790 juta ton. Sementara itu, kuota produksi bijih nikel melalui skema Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) berada di kisaran 260–270 juta ton.

Level tersebut berada di bawah estimasi kebutuhan industri smelter domestik yang mencapai 340–350 juta ton, mencerminkan kebijakan pengendalian pasokan untuk menjaga harga tetap stabil.

Namun, pemerintah menegaskan bahwa kuota tersebut bersifat dinamis dan dapat disesuaikan. Artinya, ruang relaksasi tetap terbuka apabila kondisi pasar mendukung, terutama jika harga komoditas bertahan tinggi.

Respons terhadap Dinamika Global

Sinyal relaksasi ini tidak terlepas dari kondisi global, di mana harga energi dan logam cenderung meningkat akibat ketegangan geopolitik dan gangguan rantai pasok. Dalam situasi ini, Indonesia sebagai produsen utama batubara termal dan nikel memiliki posisi strategis dalam memengaruhi keseimbangan pasar global.

Relaksasi produksi dapat menjadi instrumen untuk memaksimalkan penerimaan ekspor dan memanfaatkan momentum harga tinggi, tanpa sepenuhnya mengorbankan stabilitas pasar.

 

 

You Might Also Like

Purbaya Kembali Tambah Penempatan Dana ke Bank Himbara Rp 100 T Sebelum Lebaran

Purbaya Pertimbangkan Pajak Tambahan untuk Barang E-Commerce Asal China

Trump Tunda Serangan terhadap Jaringan Listrik Iran hingga 6 April

Iran Buka Akses Terbatas Selat Hormuz, Kapal Negara Mana yang Boleh Lewat?

Pasukan AS Bergerak ke Iran, Bakal Ada Perang Darat?

TAGGED: bahlil, relaksasi batubara dan nikel
Aurelia Tanu March 27, 2026 March 27, 2026
Previous Article Purbaya Kembali Tambah Penempatan Dana ke Bank Himbara Rp 100 T Sebelum Lebaran
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?