[Medan | 23 Februari 2026] PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melebarkan sayap ke sektor perikanan dengan mendirikan anak usaha baru bernama Marinova Protein Internasional, yang bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan hasil perikanan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi bisnis RLCO untuk memperkuat portofolio perusahaan dan memastikan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Direktur RLCO, Ayu Amanda, menjelaskan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) bahwa pembentukan anak usaha ini terjadi melalui kerja sama antara anak perusahaan RLCO, PT Realfood Winta Asia (RWA), dengan pihak individual Edwin Pranata. Marinova Protein Internasional berkedudukan di Bojonegoro dan resmi didirikan pada 19 Januari 2026.
Marinova Protein Internasional akan menjalankan berbagai kegiatan usaha, antara lain industri penggaraman dan pengeringan ikan (KBLI 10211), industri pembekuan ikan (KBLI 10213), serta pengolahan dan pengawetan lain untuk ikan (KBLI 10219). Selain itu, perusahaan juga akan menangani industri penggaraman dan pengeringan biota air lainnya (KBLI 10291), pengolahan dan pengawetan biota air lainnya (KBLI 10299), serta perdagangan besar hasil perikanan maupun hasil olahan perikanan (KBLI 46206 dan 46324).
Dari sisi kepemilikan saham, struktur Marinova Protein Internasional terdiri atas Realfood Winta Asia dengan porsi 99,9% dan Edwin Pranata sebesar 0,1%. Menurut Ayu Amanda, pembentukan anak usaha ini sejalan dengan strategi diversifikasi RLCO, sekaligus memastikan perusahaan dapat lebih fokus pada pengelolaan bisnis inti dan kegiatan usaha yang berkelanjutan.
“Langkah ini juga diharapkan menjadi penunjang bagi pengembangan bisnis RLCO ke depan, khususnya dalam menjajaki sektor perikanan yang memiliki potensi pertumbuhan cukup menjanjikan,” kata Ayu Amanda dalam keterbukaan informasi pada 20 Februari 2026. Dengan ekspansi ini, RLCO menegaskan komitmennya untuk memperluas lini bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham melalui diversifikasi yang terencana dan berorientasi jangka panjang.

