[Medan | 14 Januari 2026] Konglomerat Prajogo Pangestu tercatat kembali mengakumulasi saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan total pembelian sebanyak 1,33 juta saham senilai Rp11,87 miliar. Aksi ini dilakukan melalui beberapa transaksi di pasar reguler.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi tersebut meningkatkan porsi kepemilikan Prajogo Pangestu menjadi 139,78 juta saham atau setara 0,104%, naik tipis dari posisi sebelumnya di level 0,103%.
Pembelian dilakukan dalam 10 kali transaksi dengan rentang harga Rp8.800 hingga Rp9.025 per saham pada perdagangan Selasa (13/1/2026). Secara akumulatif, nilai transaksi tercatat mencapai Rp11.876.780.000.
Pada hari yang sama, saham BREN bergerak volatil dan cenderung melemah, dengan rentang perdagangan Rp8.650–Rp9.200 per saham, dan ditutup di level Rp9.200. Volume transaksi tercatat 12,28 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp109 miliar, sementara kapitalisasi pasar BREN mencapai Rp1.230,83 triliun.
Dari sisi struktur kepemilikan, pengendali utama BREN yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT) masih menggenggam 64,66% saham, disusul Green Era Energy Pte. Ltd sebesar 22,92%, saham publik 12,29%, serta saham treasuri sebesar 0,005%. Sementara itu, jumlah investor ritel tercatat menurun menjadi 36.738 investor per akhir 2025, dari sebelumnya 39.018 investor.
Analisis Saham
Aksi akumulasi Prajogo Pangestu di tengah tekanan harga saham BREN mengindikasikan kepercayaan jangka panjang pengendali terhadap prospek fundamental perusahaan, khususnya di sektor energi terbarukan. Namun, volatilitas harga dan berkurangnya partisipasi investor ritel mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati, terutama terhadap valuasi saham berkapitalisasi jumbo.
Dalam jangka pendek, pergerakan BREN masih berpotensi sensitif terhadap dinamika likuiditas dan sentimen pasar secara keseluruhan. Sementara untuk jangka menengah-panjang, keberlanjutan kinerja operasional dan ekspansi proyek energi hijau akan menjadi faktor utama penentu arah saham.

