[Medan | 27 Februari 2026] Emiten pertambangan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) resmi mengirimkan 44,04 kilogram batangan emas mentah (dore) untuk proses pemurnian di fasilitas milik PT Aneka Tambang Tbk. Pengiriman ini merupakan tindak lanjut dari penuangan emas perdana (first gold pour) pada 14 Februari 2026.
Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan memastikan kualitas hasil tambang dari Proyek Pani Gold Mine sebelum memasuki tahap komersial. “Pengiriman dore ini mempertegas kesiapan operasional Pani. Kami fokus memastikan produksi emas berjalan disiplin dan sesuai target tahun ini,” kata Boyke.
Selain itu, EMAS sedang mempercepat pembangunan fasilitas carbon-in-leach (CIL) untuk mencapai kapasitas produksi yang lebih tinggi dan optimal, melengkapi operasi heap leach yang sudah berjalan. Target produksi emas Pani pada 2026 diperkirakan mencapai 110.000–115.000 ounces.
Dalam strategi jangka menengah, integrasi antara heap leach dan fasilitas CIL diproyeksikan mampu meningkatkan produksi hingga sekitar 500.000 ounces emas per tahun. Boyke optimistis Proyek Pani akan menjadi kontributor utama pertumbuhan arus kas Grup Merdeka, didukung oleh sumber daya emas lebih dari 7 juta ounces serta biaya operasional yang kompetitif.
Langkah percepatan produksi ini diharapkan memperkuat posisi EMAS sebagai pemain besar di sektor pertambangan emas nasional, seiring tren harga logam mulia yang tetap menarik bagi investor.
Dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham EMAS ditutup di Rp8.225 per saham pada Kamis (26/2/2026), mencerminkan kenaikan 117,59% dalam tiga bulan terakhir.

